BETWEEN MOSCOW AND NATO TÜRKIYE'S STRATEGIC HEDGING IN A MULTIPOLAR WORLD
Isi Artikel Utama
Abstrak
Artikel ini menyelidiki motivasi strategis di balik hubungan yang terus berkembang antara Turki dan Rusia, dengan menganalisis dinamika diplomatik, ekonomi, militer, dan energi yang penting. Meskipun Turki adalah anggota NATO, kebijakan luar negerinya yang semakin independen—didorong oleh kepentingan nasional dan ketergantungan energi—telah memungkinkannya mempertahankan hubungan dekat dengan Moskow meskipun ketegangan antara Rusia dan Barat semakin meningkat. Di sisi lain, Rusia memandang Turki sebagai mitra ekonomi yang berharga dan celah dalam kohesi NATO.
Kajian ini memperkaya wacana ilmiah dengan mengisi beberapa celah penelitian utama. Kajian ini dimulai dengan menawarkan perspektif teoretis berdasarkan realisme dan lindung nilai strategis—sebuah pendekatan yang masih kurang dimanfaatkan dalam banyak literatur sebelumnya yang sebagian besar bersifat deskriptif. Lebih lanjut, kajian ini mengungkapkan bahwa kebijakan luar negeri Turki mencerminkan strategi yang terukur untuk menavigasi tekanan struktural sekaligus mempertahankan otonomi. Secara empiris, penelitian ini mengkaji interaksi bilateral di Suriah, Libya, Nagorno-Karabakh, dan Laut Hitam, menyoroti bagaimana Turki dan Rusia mengelola konflik kepentingan melalui kerja sama yang terkotak-kotak. Penelitian ini juga membahas bidang-bidang yang belum banyak dieksplorasi seperti pariwisata dan pendidikan nuklir sebagai stabilisator informal dalam hubungan mereka.
Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan Turki dengan Rusia bukanlah penyimpangan dari aliansi Baratnya, melainkan bagian dari lindung nilai strategis yang lebih luas yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas diplomatik. Demikian pula, jangkauan Rusia ke Ankara memperkuat tujuannya untuk melemahkan persatuan transatlantik. Secara keseluruhan, hubungan Turki-Rusia merupakan contoh statecraft pragmatis di bawah multipolaritas, di mana persaingan dan kerja sama hidup berdampingan dalam keseimbangan transaksional.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Para penulis yang mengirimkan naskah melakukannya dengan pengertian bahwa jika diterima untuk publikasi, hak cipta artikel akan diberikan kepada Intermestik: Jurnal Studi Internasional, Departemen Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran sebagai penerbit jurnal.